Bagus Talks

Tulisan saya dibawah ini mungkin bisa bermanfaat bagi rekan-rekan atau kerabatnya yang mengalami sakit demam berdarah atau typhus.

Dari hasil pengalaman kami dari beberapa kasus penyakit dapat dibantu dengan mengkonsumsi ikan gindara. Yakni sejenis ikan laut,yang dagingnya berwarna putih, sangat lunak dengan serat besar . Ikan ini berprotein tinggi,kaya lemak , serta mengandung zat-zat yang bermanfaat menambah kekebalan tubuh.

Sebelumnya seorang teman saya yang seorang apoteker senior yang juga berprofesi pengobat tradisional, pernah memberi saran jika ada yang menderita demam berdarah, dengan terus mengalami penurunan jumlah trombosit yang menyebabkan tubuh makin melemah dan bisa berakibat kematian., maka selama pengobatan medis, juga disertai mengkonsumsi Ikan Gindara. Kita tahu bahwa demam berdarah sampai saat ini belum diketemukan obatnya kecuali kekebalan tubuhnya sendiri yang melawannya.

Ikan tersebut sebaiknya dimasak kuah kuning (pindang kuning), jangan digoreng, sehingga minyak atau cairan yang dalam tubuh ikan tersebut bisa keluar. Zat-zat inilah (saya lupa nama-namanya) dapat meningkatkkan kekebalan tubuh dan proses metabolisme serta regenerasi sel.

Pengalaman pertama ketika teman saya sakit demam berdarah, dan sudah dalam kondisi parah dan dirawat di Rumah sakit. Pada hari ketiga,kondisi teman saya menurun terus, kalau tidak salah jumlah trombositnya sudah mencapai 5000 permmg. Tubuhnya pucat dan panasnya tinggi. Pas saya besuk di RS , saya teringat saran teman apoteker tadi, langsung saya sarankan keluarganya untuk mencoba memasak Ikan Gindara dengan kuah kuning, minimal kuahnya dimakan. Dan benar saja dalam satu hari setelah makan ikan tersebut jumlah trombositnya naik secara drastis, dari 5000 ke 15.000 dan terus meningkat. Sementara kondisi tubuhnya perlahan-lahan mulai membaik. Dan dalam beberapa hari kemudian teman saya sudah diperbolehkan pulang dan sehat kembali.

Pengalaman Kedua ada anak teman saya yang menderita demam berdarah yang juga diopname di RS. Dengan kondisi yang melas, anak kecil tersebut semakin melemah. Saya menyarankan teman saya untuk mencoba memberi ikan gindara pada anaknya. Dan memang dalam beberapa hari sudah terlihat hasilnya, tubuhnya mulai terlihat lebih segar. Juga kenaikan jumlah trombosit. Akhirnya dalam waktu kurang dari dua minggu sudah boleh pulang.

Pengalaman ketiga , ketika istri saya sakit panas tinggi tidak turun-turun setelah diberi obat dokter umum dan setelah diperiksa di RS langsung di advis untuk segera diopname. Dari diagnosa awal bahwa istri saya menderita typhus. Setiap hari darahnya diperiksa dan ternyata mengalami penurunan trombosit , dokter mulai curiga ada kemungkinan kena demam berdarah. Jika dalam dua hari lagi terus terjadi penurunan trombosit bisa dipastikan kena demam berdarah. Lagi-lagi saya pakai jurus teman saya, langsung pulang mencari ikan gindara di Supermarket dan memasaknya. Kemudian kembali dan memaksa istri saya memakan ikan tersebut , minimal kuahnya. Karena istri saya mual jika mencium bau ikan tersebut yang lumayan amis. Dengan telaten saya menyuapi istri saya untuk mau memakan ikan tersebut. Akhirnya hasil positifpun didapat , besok sorenya terjadi kenaikan jumlah trombosit dalam darahnya. Selain itu saya juga memberi istri saya obat dari cacing tanah kering (lumbricus Rubelus) yang sudah dikenal orang sebagai obat typhus dan demam tinggi.Dan dalam waktu 5 hari , istri saya sudah dinyatakan sehat dan boleh pulang. Padahal menurut prediksi dokter biasanya minimal 7 hari baru bisa pulang.

Dari pengalaman-pengalaman tersebut, akhirnya saya sebarkan ke rekan-rekan, kerabat saya mengenai ikan gindara ini. Beberapa dari mereka sudah mencoba dan memang ada hasilnya yakni biasanya lebih cepat pulih.

Belakangan ini ada beberapa RS yang sudah memberikan menu ikan Gindara pada pasien Demam Berdarah.

Ikan Gindara ini biasanya dijual di Supermarket dalam bentuk irisan fillet, dengan harga yang terjangkau. Untuk pengobatan dalam satu porsi cukup beberapa iris potongan ikan, dimasak kuah kuning (pindang kuning) lebih berkhasiat daripada digoreng. Jika terlalu enek atau mual karena amis baunya, minimal anda dapat mengkonsumsi kuah kuningnya, karena mengandung minyak saripati ikannya , dicampur dengan nasi putih.

Selain untuk pengobatan,bisa juga untuk pencegahan ketika daya tahan tubuh kita melemah yang dikonsumsi secara berkala.

Nah jika ada rekan-rekan atau keluarga anda yang menderita demam berdarah, atau sakit typhus bisa mencoba mengkonsumsi ikan gindara. Dan jika sudah ada mencoba bisa berbagi pengalaman dengan saya, untuk menambah bahan referensi saya.

Selamat mencoba…

(artikel saya ini pernah dimuat di :http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=3551 )

GUGUN and Blues Bug, Reinkarnasi Stevie Ray Vaughan

Posted by: BagusBluesman on: 27 June 2009

Jika anda penggemar musik Blues, tentu kenal Stevie Ray Vaughan. Salah satu Master Gitaris  Blues kulit putih era 70-80an (yang kini sudah almarhum). Bak jawara silat, jari-jari Stevie mampu menggeranyangi fret-fret gitar dengan kecepatan tinggi, dibarengi dgn chocking, bending, lengkingan dan sayatan nada tinggi berselingan dengan chord-chord miring menjadi  cirinya yang sangat khas

Perpindahan melodi dan harmonisasi chord dengan cepatnya disertai “soul” yang sangat dalam, mengingatkan pada Jimmy Hendrix. yang juga merupakan idola sang Stevie. Dengan mendengar lick-lick guitarnya (jurus-jurus rangkaian nada) yang sangat khas, para pengemar blues langsung mengenali bahwa itu milik sang Stevie…

Bulan lalu saya menyaksikan kehadiran Stevie Ray Vaughan disalah satu café, tepatnya Ok’s café Bintaro… Hanya sosok yang tampil adalah anak bangsa kita sendiri, “Gugun and Blues Bug”.

Pertunjukan diawali dengan Apha band, yang digawangi oleh bung Alpha, gitaris blues lawas, berpakaian koboi, bersenjata Gitar Fender Telecaster dan sesekali menggunakan slingger ( accessories yg dipakai pada jari utk menggesek senar menghasilkan sayatan noise, sound khas Texas Blues, kayak lagu Young Gun-nya Bon Jovi ). Suara gitar dengan Gain yang tinggi dan lebar, membawakan lagu2 blues lama milik Peter Green, juga lagu2 bernuansa blues country sangat2 memuaskan penikmat musik blues malam itu.

Setelah bung Alpha tampil dengan bandnya , tiba giliran Gugun and the Blues Bug. Dengan personil 3 orang, Lead Guitarist. Drummer, Basist (persis komposisi bandnya Stevie Ray Vaughan), mengawali dengan lagu blues funk bertempo cepat, kalo gak salah judulnya “Show Your Soul”.

Dengan gitar Fender Stratocaster dan settingan sound yang sangat-sangat mirip Stevie punya, cempreng – bindeng dengan gain yang besar , Gugun asyik menggeranyangi senar gitar bak jari-jari yang sedang kelaparan…

Skill permainan yang tinggi, perpindahan chord dan melodi yang cepat secara terus menerus dari nada rendah ke nada tinggi, sesekali lengkingan dan sayatan suara gitar, sejak awal sampai akhir lagu membuat lagu terdengar kaya nada dan tidak sepi walau hanya dimainkan 3 org…

Lagu-lagu Stevie pun dibawakan dengan sempurna, teknik tinggi dan soul yang sangat dalam, membawa pemirsa “terbang” mengikuti larinya nada-nada blues yang dimainkan, menunjukkan bahwa Gugun memang masternya lagu-lagunya Stevie sehingga layak dijuluki REINKARNASINYA STEVIE RAY VAUGHAN di Indonesia…

Selain Stevie Ray Vaughan, Gugun juga membawakan beberapa lagu-lagu master blues lainnya dan lagu-lagu ciptaannya sendiri serta mengenalkan album yang baru dirilisnya.

Yang membuat saya salut lagi, lagu-lagu dimainkan hampir tanpa jeda dari satu lagu ke satu lagu lainnya. dan permainannya yang bersih hampir tanpa cacat /slip nada dan tempo, selama 2.5 jam nonstop, benar stamina yang luar biasa.

Pada akhir acara Sue sang MC (wanita bule Amerika setengah baya yang fasih berbahasa Indonesia dan menyanyikan lagu blues), mengajak musisi lain yang kebetulan nonton serta bung Alpha untuk ber-Jam session bersama Gugun. Ketiga gitaris dengan warna sound gitar yang berbeda dan ciri khas masing-masing, saling bergantian dan bersahut2an membuat pertunjukkan malam itu sempurna sebagai Blues Night Show, yang lazim dilakukan para musisi-musisi blues dunia jika dalam satu panggung.

Pertunjukan malam itu benar-benar memuaskan para pecinta blues,terutama penggemar Stevie Ray Vaughan.

Gugun sendiri sebenarnya sudah dikenal para pecinta blues Indonesia. Beberapa tahun lalu sering tampil di TVRI di acara Blues Night, yang menampilkan musisi2 blues local, generasi lama maupun baru, dipandu oleh MC Sue,

Acara tersebut sebenarnya sangat khas dan tidak ada distasiun lain, sayang sekarang sudah tidak ada, saya sebagai penggemar blues merasa sangat kehilangan.

Jika anda penasaran dengan aksi Gugun kunjungi saja : http://www.thebluesbug.com/

* artilkel saya ini pernah dimuat di :

http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=2557