Posted by: BagusBluesman on: 27 June 2009
Tulisan saya dibawah ini mungkin bisa bermanfaat bagi rekan-rekan atau kerabatnya yang mengalami sakit demam berdarah atau typhus.
Dari hasil pengalaman kami dari beberapa kasus penyakit dapat dibantu dengan mengkonsumsi ikan gindara. Yakni sejenis ikan laut,yang dagingnya berwarna putih, sangat lunak dengan serat besar . Ikan ini berprotein tinggi,kaya lemak , serta mengandung zat-zat yang bermanfaat menambah kekebalan tubuh.
Sebelumnya seorang teman saya yang seorang apoteker senior yang juga berprofesi pengobat tradisional, pernah memberi saran jika ada yang menderita demam berdarah, dengan terus mengalami penurunan jumlah trombosit yang menyebabkan tubuh makin melemah dan bisa berakibat kematian., maka selama pengobatan medis, juga disertai mengkonsumsi Ikan Gindara. Kita tahu bahwa demam berdarah sampai saat ini belum diketemukan obatnya kecuali kekebalan tubuhnya sendiri yang melawannya.
Ikan tersebut sebaiknya dimasak kuah kuning (pindang kuning), jangan digoreng, sehingga minyak atau cairan yang dalam tubuh ikan tersebut bisa keluar. Zat-zat inilah (saya lupa nama-namanya) dapat meningkatkkan kekebalan tubuh dan proses metabolisme serta regenerasi sel.
Pengalaman pertama ketika teman saya sakit demam berdarah, dan sudah dalam kondisi parah dan dirawat di Rumah sakit. Pada hari ketiga,kondisi teman saya menurun terus, kalau tidak salah jumlah trombositnya sudah mencapai 5000 permmg. Tubuhnya pucat dan panasnya tinggi. Pas saya besuk di RS , saya teringat saran teman apoteker tadi, langsung saya sarankan keluarganya untuk mencoba memasak Ikan Gindara dengan kuah kuning, minimal kuahnya dimakan. Dan benar saja dalam satu hari setelah makan ikan tersebut jumlah trombositnya naik secara drastis, dari 5000 ke 15.000 dan terus meningkat. Sementara kondisi tubuhnya perlahan-lahan mulai membaik. Dan dalam beberapa hari kemudian teman saya sudah diperbolehkan pulang dan sehat kembali.
Pengalaman Kedua ada anak teman saya yang menderita demam berdarah yang juga diopname di RS. Dengan kondisi yang melas, anak kecil tersebut semakin melemah. Saya menyarankan teman saya untuk mencoba memberi ikan gindara pada anaknya. Dan memang dalam beberapa hari sudah terlihat hasilnya, tubuhnya mulai terlihat lebih segar. Juga kenaikan jumlah trombosit. Akhirnya dalam waktu kurang dari dua minggu sudah boleh pulang.
Pengalaman ketiga , ketika istri saya sakit panas tinggi tidak turun-turun setelah diberi obat dokter umum dan setelah diperiksa di RS langsung di advis untuk segera diopname. Dari diagnosa awal bahwa istri saya menderita typhus. Setiap hari darahnya diperiksa dan ternyata mengalami penurunan trombosit , dokter mulai curiga ada kemungkinan kena demam berdarah. Jika dalam dua hari lagi terus terjadi penurunan trombosit bisa dipastikan kena demam berdarah. Lagi-lagi saya pakai jurus teman saya, langsung pulang mencari ikan gindara di Supermarket dan memasaknya. Kemudian kembali dan memaksa istri saya memakan ikan tersebut , minimal kuahnya. Karena istri saya mual jika mencium bau ikan tersebut yang lumayan amis. Dengan telaten saya menyuapi istri saya untuk mau memakan ikan tersebut. Akhirnya hasil positifpun didapat , besok sorenya terjadi kenaikan jumlah trombosit dalam darahnya. Selain itu saya juga memberi istri saya obat dari cacing tanah kering (lumbricus Rubelus) yang sudah dikenal orang sebagai obat typhus dan demam tinggi.Dan dalam waktu 5 hari , istri saya sudah dinyatakan sehat dan boleh pulang. Padahal menurut prediksi dokter biasanya minimal 7 hari baru bisa pulang.
Dari pengalaman-pengalaman tersebut, akhirnya saya sebarkan ke rekan-rekan, kerabat saya mengenai ikan gindara ini. Beberapa dari mereka sudah mencoba dan memang ada hasilnya yakni biasanya lebih cepat pulih.
Belakangan ini ada beberapa RS yang sudah memberikan menu ikan Gindara pada pasien Demam Berdarah.
Ikan Gindara ini biasanya dijual di Supermarket dalam bentuk irisan fillet, dengan harga yang terjangkau. Untuk pengobatan dalam satu porsi cukup beberapa iris potongan ikan, dimasak kuah kuning (pindang kuning) lebih berkhasiat daripada digoreng. Jika terlalu enek atau mual karena amis baunya, minimal anda dapat mengkonsumsi kuah kuningnya, karena mengandung minyak saripati ikannya , dicampur dengan nasi putih.
Selain untuk pengobatan,bisa juga untuk pencegahan ketika daya tahan tubuh kita melemah yang dikonsumsi secara berkala.
Nah jika ada rekan-rekan atau keluarga anda yang menderita demam berdarah, atau sakit typhus bisa mencoba mengkonsumsi ikan gindara. Dan jika sudah ada mencoba bisa berbagi pengalaman dengan saya, untuk menambah bahan referensi saya.
Selamat mencoba…
(artikel saya ini pernah dimuat di :http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=3551 )
Recent Comments